Beritabuana.co

Headline

Akses Bantuan Diblokade, Jutaan Warga Yaman Terancam Kelaparan

BERITABUANA.CO, SANAA – Setelah akses masuk bantuan diblokade, jutaan rakyat Yaman terancam mengalami kelaparan. Ini peringatan yang disampaikan Mark Andrew Lowcock dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama pertemuan tertutup Dewan Keamanan (DK) PBB, Sabtu (11/11).

PBB khawatir situasi di Yaman yang merupakan negara termiskin di Arab akan kian memburuk. Yaman kini sedang dilanda perang sipil antara tentara pendukung Presiden Abdrabbuh Mansur Hadi dan tentara mantan Presiden Ali Abdullah Saleh sejak 2015.

Menurut PBB dan sumber lainnya, jumlah korban tewas mencapai sekitar 10.000 orang pada periode Maret 2015-November 2017. Jumlah korban tewas itu termasuk 5.200 warga sipil.

Arab Saudi yang berbatasan langsung dengan Yaman memblokade akses ke negara luluh lantak itu sejak Senin (6/11). Langkah ini diambil setelah kelompok pemberontak Houthi menembakkan misil menuju kawasan Riyadh pada Sabtu (4/11).

Beruntung, misil itu berhasil ditembak jatuh. Pemerintah Arab Saudi menuduh Iran sebagai dalang di balik serangan itu dengan mengirimkan senjata canggih kepada Houthi. Misil itu bisa menjelajah hingga lebih dari 800 kilometer.

Dengan situasi yang tidak terkendali, Arab Saudi sengaja menutup akses menuju Yaman agar Houthi tidak mampu menerima pasokan senjata dari Iran. Pemerintah Arab Saudi menyatakan pemblokiran itu bersifat sementara.

Sampai kemarin, penyaluran bantuan kemanusiaan menuju Yaman ikut tersendat, termasuk tiga pesawat PBB yang membawa pasokan bahan kebutuhan pokok. Lowcock mendesak Arab Saudi memberikan toleransi kepada tim bantuan PBB.

“Arab Saudi harus segera memberikan izin penyaluran bantuan makanan dan obatobatan di semua pelabuhan serta memulihkan layanan penerbangan menuju Sana dan Aden. Jika tidak, jutaan warga Yaman akan menderita kelaparan terburuk sejak beberapa dekade terakhir,” ujar Lowcock dikutip The New York Times.

Program Makanan Dunia (WFP) yang menyalurkan bantuan makanan kepada tujuh juta warga Yaman di setiap bulan juga tidak bisa mengirimkan bantuan. Duta WFP Sebastiano Cardi mengatakan, seluruh diplomat DK PBB meminta semua pihak yang terlibat di Yaman tidak menghambat penyaluran bantuan kemanusiaan. (Daf)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top