Beritabuana.co

Newstainment

Indonesia Sambut Pameran Produk Backery and Snacks di Jerman

Pameran Produk Backery and Snacks di Jerman.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Penyelenggaraan pameran produk Backery and Snacks atau produk roti dan aneka kue yang diselenggarakan di Munich, Jerman pada 15- 20 September 2018 mendatang merupakan moment penting bagi industri makanan seperti roti dan kue di Indonesia dalam meningkatkan kualitas dan daya saing.

Bahkan pameran yang diselenggarakan Asosiasi Industri Roti dan dan Kue Internasional diJerman (IBA) ini bisa menjadi sumber inspirasi dan inovasi dalam mengembangkan bisnis produk roti dan aneka kue di tanah air.

Pameran roti dan kue yang diselenggarakan IBA tersebut merupakan agenda tiga tahunan, yang menampilkan aneka mesin teknologi pengolahan roti dan kue, kemasan, aspek kesehatan, kandungan gizi dan aneka nutrisi.

Anggota GAPMMI(Gabungan Perushaan Makanan dan Minunan Indonesia) Maulana. W. Jumantara di Jakarta, Senin (30/10) siang mengatakan pameran roti dan kue yang diselenggarakan IBA sangat penting untuk dihadiri dan dikunjungi oleh pelaku industri roti dan kue di Indonesia

“Mengunjungi pameran itu bukan hanya sekedar melihat produk yang ditampilkan ,melainkan juga bisa dijadikan inspirasi mengenai tren produk dan bisnis roti dan kue depannya,”ujar Maulana.

Hal itu menurut Maulana pengetahuan tentang teknologi dan tren produk yang akan berkembang ke depannya patut dikuasai oleh pengusaha Indonesia. Tujuannya agar jangan sampai investor asing setelah menguasai teknologi menyerbu pasar Indonesia.

Pada kesempatan itu, Maulana mengemukakan, pertumbuhan industri roti dan kue di Indonesia masih kecil dan tertinggal jauh dibandingkan negara -negara ASEAN lainnya, yaitu sekitar 10 persen . hal itu terjadi dikarenakan masih rendahnya masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi produk roti dan kue.

“Produk roti dan aneka kue sendiri di Indonesia menduduki urutan ketiga sebagai sumber nutrisi bagi tubuh. Selama ini urutan pertama adalah makanan bersumber dari beras dan kedua, mie, “tutur Maulana.

Sementara peran Kamar Dagang dan Industri Jerman dan Indonesia (EKONID) dalam kegiatan pameran ini bertindak sebagai fasilitator bagi pelaku industri maupun perorangan yang ingin mengunjungi pameran tersebut. (Lili)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top