Beritabuana.co

Otomotif

Toyota Fuel Cell Vehicle dan Hama Wing, Teknologi Masa Depan Toyota

BERITABUANA.CO, TOKYO  – Tidak hanya dikenal sebagai pabrikan otomotif terbesar dunia, Toyota juga tercatat sebagai produsen mobil hybrid terbesar dan pionir kendaraan berbahan bakar hidrogen.

“Pencapaian Toyota dalam mengembangkan FCV diharapkan menjadi pemicu pengembangan industri otomotif yang lebih beragam dan inspiratif. Penggunaan FCV tidak hanya sebatas pada mobil, tapi juga pada alat angkut lainnya seperti forklift, peralatan rumah tangga, bahkan bisa menjadi pembangkit listrik untuk kebutuhan rumah tangga,”  kata Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, melalui siaran persnya kepada beritabuana.co, Rabu malam (25/10)

Dari semangat Toyota untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan kelangkaan sumber daya alam untuk energi.  Isu energi dan emisi juga telah menjadi perhatian besar Toyota sehingga berinisiatif mengembangkan teknologi yang bisa berkontribusi untuk mencari solusi.

Sejak awal 1990, Toyota mencari solusi dan kemudian mengembangkan teknologihybrid atau dikenal Toyota Hybrid System (THS) yang telah melahirkan Prius. Sampai saat ini, selain Prius, teknologi Hybrid Synergy Drive juga telah diaplikasikan setidaknya pada 25 model lainnya, seperti Camry, Alphard, Yaris dan sejumlah model Lexus.

Selain pengembangan kendaraan hybrid, sejak 1992 Toyota juga mengembangkan Toyota Fuel Cell System yang melahirkan model konsep pertama FCEV. Setelah melalui uji coba dan penyempurnaan, pada 2002 Toyota meluncurkan FCHV-3 yang digunakan secara terbatas di Jepang dan Amerika Serikat. Pada 2005, mobil model fuel cell Toyota memperoleh sertifikat resmi dari badan otoritas transportasi. Setelah melalui tidak kurang dari 2 juta km uji coba, pada 2013 Toyota mengumumkan mobil FCV berbahan bakar hidrogen pertama yang akan diproduksi secara komersial berlabel Toyota Mirai. Pada 2014, Toyora Mirai diluncurkan di pasar Jepang dan kemudian di pasar Amerika Serikat dan Eropa di tahun berikutnya.

Toyota meyakini, teknologi FCV merupakan solusi untuk industri otomotif dalam  menghadapi kemajuan sosial ekonomi yang pesat. Kenapa? Karena teknologi FCV mampu menjawab tantangan pembangunanan berkelanjutan(sustainability development) yang terkait kelangkaan sumber energi fosil, dan masalah lingkungan(environmental development) yang terkait dengan penurunan emisi CO2.

Atas dasar itu, Toyota terus berupaya memperluas dampak positif dan mendorong perkembangan pemanfaatkanfuel cell, diantaranya memberikan akses secara gratis terhadap 5.680 paten milik Toyota yang berhubungan dengan teknologi ini.  Selain itu, Toyota tengah mengembangkan model untuksupply chain hidrogen melalui pembangkit listrik di kota Yokohama atau dikenal juga dengan proyek Hama Wing.

Proyek uji coba tersebut adalah kerjasama Toyota Motor Corporation dengan pemerintahan perfektur (provinsi) Kanagawa, Kota Yokohama, Kota Kawasaki serta Iwatani Corp dan Toshiba Corp yang ditandatangani pada Desember 2015. Dalam proyek Hama Wing ini, TMC juga melibatkan dua anak perusahaannya yaitu Toyota Turbine and System Inc danToyota Industries Corp yang memproduksi alat angkut forklift.

Tujuan proyek ini adalah untuk menemukan mekanisme produksi dan suplai hidrogen agar bisa lebih murah sehingga penggunaan hidrogen sebagai sumber energi yang tidak terbatas dan bersih untuk dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat serta untuk mengurangi ketergantungan pada fossil fuel.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, rantai suplai hidrogen yang tengah diuji coba Toyota ini berhasil mengurangi emisi CO2 sebesar 80%. Isu penting ke depan adalah bagaimana biaya produksi hidrogen ke depan bisa lebih murah, dan ini yang tengah diupayakan oleh Toyota. Dan Toyota yakin, berdasarkan kemajuan tekonologi yang dicapai sampai saat ini, pada 2030 biaya produksi hidrogen sudah bisa mencapai titik yang layak untuk masuk ke pasar komersial untuk digunakan secara luas oleh masyarakat dunia.(Lsw)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top