Beritabuana.co

Headline

Setelah 27 Tahun, Saudi dan Irak Akan Buka Kembali Perbatasan

BERITABUANA.CO, RIYADH – Untuk pertama kalinya sejak perbatasan Arab Saudi dan Irak ditutup pada 1990, kedua negara berencana membuka kembali perbatasan Arar untuk perdagangan. Perbatasan itu ditutup setelah Saudi memutus hubungan dengan Irak akibat serbuan Irak terhadap Kuwait.

Kunjungan dilakukan pejabat Saudi dan Irak ke perbatasan tersebut pada Senin (14/8) dan melakukan pembicaraan dengan jamaah calon haji Irak, yang selama 27 tahun belakangan diizinkan melalui persimpangan itu. Perlakuan khusus sekali dalam setahun, yaitu selama musim haji.

Sohaib al-Rawi, Gubernur propinsi Anbar, Irak, mengatakan pemerintah telah mengerahkan pasukan untuk melindungi jalur padang pasir yang mengarah ke Arar. Ia menyebut pembukaan kembali perbatasan itu sebagai “langkah penting” untuk meningkatkan hubungan.

“Ini merupakan awal yang baik untuk kerja sama di masa depan antara Irak dan Arab Saudi,” kata Sohaib al-Rawi.

Pengumuman ini menyusul keputusan kabinet Saudi, yang menyatakan akan membentuk komisi perdagangan bersama dengan Irak. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab sama-sama membujuk negara tetangga mereka di wilayah utara dalam upaya untuk menghentikan pertumbuhan pengaruh musuh bebuyutan kawasan mereka, Iran.

Negara Teluk Arab pimpinan Sunni itu menjadi tuan rumah bagi ulama Syiah Irak berpengaruh Moqtada al-Sadr untuk melakukan pembicaraan dengan pangeran mahkota mereka dalam beberapa pekan belakangan ini, sebuah kunjungan yang jarang terjadi setelah bertahun-tahun mereka memiliki hubungan yang kurang harmonis. (Daf)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top