Beritabuana.co

Legislatif

Ke Condet, Fadli Zon dan Rombongan Tinjau Lokasi Tanah Sengketa

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kasus sengketa tanah, seperti di daerah Condet, Jakarta Timur, mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Setelah sebelumnya mendapat laporan dari warga masyarakat, Pimpinan DPR Korpolkam itu langsung meninjau lokasi.

Bersama Fadli didampingi Wakil Ketua Komisi I Asril Hamzah Tanjung dan Anggota Komisi IV Endro Hermono, Kamis (30/3), meninjau lokasi tanah yang tengah menjadi sengketa antara warga dengan Resimen Induk Kodam Jaya (Rindam Jaya).

“Kami meninjau lokasi di daerah Condet ini. Karena laporan dari warga masyarakat, salah satunya oleh Syech Muhammad Al-Hamid. Yang menyampaikan dengan bukti-bukti juga, kalau kepemilikan tanahnya diklaim oleh pihak Rindam Jaya,” jelasnya.

Politisi dari Partai Gerindra ini menambahkan bahwa pihaknya merespon pengaduan dari masyarakat, setelah melihat data yang disampaikan oleh Syech, bahwa kepemilikan tanahnya sah. Ia mengakui bahwa sengketa tanah merupakan masalah yang sensitif.

“Dari data yang disampaikan Syech, kepemilikan tanahnya sah. Tapi ternyata tetap ada upaya untuk mengklaim dari Rindam Jaya, tanpa melalui proses mediasi yang juga secara sukarela atau hukum. Kita meninjau ke sini, untuk menjadi bahan masukan,” imbuh Fadli.

Dia pun memastikan, jika masyarakat dalam kondisi benar, namun dirugikan, tentu harus dibela. Tak dipungkiri juga, masih banyak permasalahan sengketa tanah. Sehingga ia berkomitmen untuk merespon aspirasi dan laporan masyarakat yang dirugikan oleh berbagai pihak.

Menurut Fadli hal itu sudah menjadi tugas Wakil Rakyat di Senayan. “Kita cari pembenaran. Kita tentu sangat mendukung tentara kita, tapi kita tidak ingin juga masyarakat di rugikan. Kalau perlu ada mediasi, kita akan membantu menjadi fasilitator, memfasilitasi supaya ada dialog, sehingga kemudian nanti ada titik temunya,” harap politisi asal dapil Jawa Barat itu.

Kepada fadli Zon dan anggota DPR yang berkunjung, Syech mengungkapkan kalau sebagian tanah milik warga di sekitar Rindam Jaya, telah diklaim milik Rindam Jaya. Permasalahan mulai muncul ketika ada proyek normalisasi atau perluasan kali Ciliwung oleh Pemprov DKI Jakarta, yang mengenai tanah masyarakat yang lokasinya berada tak jauh dari kali.

“Padahal Pemprov DKI dan kontraktor telah menyiapkan ganti rugi. Namun pelaksanaan ganti rugi tidak dapat dilaksanakan karena ada segelintir pejabat di Rindam Jaya yang mengklaim tanah-tanah masyarakat,” jelas Syech. (Kds)

Comments

Most Popular

To Top