Beritabuana.co

Legislatif

DPR Berusaha Cari Solusi Kisruh Angkutan Online

BERITABUANA.CO, JAKARTA –  Wakil ketua Komisi V DPR RI Lazarus mengatakan, pihaknya akan berupaya secara maksimal mencari solusi terbaik terkait kisruh keberadaan transportasi online saat ini.

“Intinya kami memang dari komisi V akan menginisiasikan supaya kisruh transportasi onine ini tidak berkepanjangan. Itu yang pertama,” ujar Lazarus kepada wartawan  di Kompleks Parlemen, Senayan,  Jakarta, Kamis (30/3/).

Politisi PDI Perjuangan menyatakan ini ketika menanggapi polemik antara transportasi online dengan transportasi berbasis konvensional.

Yang kedua juga, Lazarus meyakini bahwa pemerintah tentunya sudah berusaha mengeluarkan regulasi yang dasarnya tentu sudah mendengarkan masukan-masukan dari berbagai pihak.

“Tetapi saya lihat regulasi yang terakhir pun masih ada tiga poin yang tidak diterima oleh teman-teman ojek online misalnya, yang kami dapat yang salah satunya adalah yang saya catat ya, Disini salah satunya adalah terkait dengan pembatasan jumlah kendaraan, kemudian penetapan tarif dan STNK atas nama badan hukum,” ungkap dia.

Menyikapi hal ini, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.

“Nah nanti kami akan dengan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang dalam hal ini sebagai penanggung jawab regulasi, mudah-mudahan nanti kita bisa cari titik temu tapi kami saran kami dari DPR kepada seluruh masyarakat baik transportasi online maupun konvensional, Saya kira bisa menahan dirilah, kita bermusyawarah secara baik sebagai warga bangsa,” terangnya.

Menurutnya, tidak perlu dalam mencari rezeki ini saling mematikan antara satu dengan yang lain. Tak hanya itu, Lazarus mengingatkan, agar para pengusaha transportasi untuk proaktif menenangkan masa dibawahnya.

“Kepada pengusaha-pengusaha juga baik konvensional maupun yang online ini kan sebetulnya berperan penting, supaya teman-teman yang ada di bawah ini supir-supir yang notabene adalah mereka yang mencari uang untuk perusahaan ini tidak menjadi korban dari sistem yang berlaku. yang paling penting itu dulu,” tandas dia.

“Sembari kita sama-sama mencari aturan yang ideal untuk supaya nanti baik transportasi online ataupun yang konvensional tidak merasa dirugikan ketika system ini yang dijalankan,” tambahnya. (Ndus)

Comments

Most Popular

To Top